Pendekatan Pembelajaran matematika di SMK

Bagaimana pembelajaran matematika di SMK? Mungkin tidak jauh berbeda dengan pembelajaran matematika di SMP ataupun di SMA. Banyak dijumpai guru masih sangat mendominasi pembelajaran di kelas. Siswa kurang dilibatkan dalam proses pembelajaran selain mencatat dan mengerjakan soal-soal yang sudah diberikan contohnya. Catat rumus, contoh, latihan, PR barangkali telah menjadi rutinitas pembelajaran sebagian guru matematika. Soal yang kurang bervariasi, interaksi yang kurang antar siswa dengan siswa lain dan dengan guru ikut berperan dalam rendahnya kualitas proses pembelajaran di kelas. Siswa tidak dapat mengaitkan matematika dengan mata pelajaran yang lain maupun dalam menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari.

Hal-hal yang demikian membuat siswa jenuh dan tidak tertarik belajar matematika. Semakin hari pembelajaran matematika semakin membosankan. Belajar matematika dipandang sebagai kewajiban yang membebani daripada kebutuhan.

Akan lebih baik jika embelajaran matematika di SMK lebih bersifat kontekstual dan aplikastif agar dapat menjadikan matematika yang bermakna dan berguna. Tentunya guru harus dapat mengembangkan rencana pembelajaran dengan berbagai pendekatan.

Beberapa pendekatan pembelajaran matematika yang sudah banyak dikenalkan adalah Pendekatan Konstruktivitas. Pendekatan Pemecahan Masalah (problem Solving), Pendekatan Open-Ended, Pendekatan Matematika Realistik dan Pendekatan Kontekstual (CTL)

 

Oleh Rudi Hariyanto, SPd

Guru SMK Negeri I Nglegok – Blitar

Media No. 6 /thXL/Agustus2010

 

Advertisement

No comments.

Leave a Reply